-->

Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Merapi

Hujan Abu Vulkanik Akibat Erupsi Gunung Merapi
Source: news.harianjogja.com

Gunung Merapi kembali erupsi pada Minggu (21/1) siang. Awan panas guguran yang dikeluarkan gunung api ini mengarah ke barat daya, namun angin mengarah ke timur. Akibatnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali dan Klaten, Jawa Tengah, dilanda hujan abu vulkanik.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, hujan abu vulkanik terjadi di tujuh kecamatan, yaitu Cepogo, Musuk, Tamansari, Boyolali Kota, Teras, Mojosongo, dan Sambi. Hujan abu berlangsung tak lama, hanya sekitar 20-30 menit.

"Hujan abu tidak terjadi di Kecamatan Selo yang terdekat dengan puncak Gunung Merapi karena hujan air sejak pagi hingga sore ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boyolali Suratno.

Sementara itu, di Kabupaten Klaten, hujan abu juga terjadi di sejumlah wilayah, yaitu Dukuh Pajegan, Desa Tegalmulyo, dan Girpasang. Namun, hujan abu ini tidak terlalu signifikan dan langsung tersapu air hujan.

"Erupsi Gunung Merapi ini terlihat dari berbagai wilayah di kawasan rawan bencana (KRB) III, yakni Balerante, Tegalmulyo, dan Sidorejo. Namun tiga daerah ini dalam kondisi aman terkendali," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten Nurcahyo.

Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Merapi

BPBD mengimbau warga di sekitar Gunung Merapi untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Jika terjadi hujan abu vulkanik, warga diimbau untuk menutup pintu dan jendela rumah, serta menggunakan masker jika keluar rumah.

0 Response to "Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Merapi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel